Ebiet G. Ade - Berita Kepada Kawan (A Letter to a Friend)


Attempted to translate a wonderful lyric of Ebiet G. Ade's song, "Berita Kepada Kawan". Check out the fantastic classic here.

This trip is truly heartbreaking
Pity that you're not right beside me, Dear Friend
There are a lot of tales to be witnessed
In this dry, dying stony Land

My body is shaken by the road
My heart by the sight of the dying grass
The journey is seemingly like a witness
To the cry of a little shepherd boy

Dear Friend, try to listen to the answer
As I ask on his cries, "Why?"
Both his parents have long departed
Victims to the cruel disaster of the Land

When I reach to the sea, I'll tell them all
To the cliff, to the waves, and to the Sun
But all stay still, but all stay silent
Just me alone looking up to the sky

Perhaps there the answer I shall find
Of why the disaster hit my Land
Perhaps God starts to be sick of us
Who are always untrue; yet proud of our sins
Or Nature--reluctant to befriend us anymore?
Well, let's just ask those dying grass


The original text in Bahasa Indonesia:

Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan
Sayang, engkau tak duduk di sampingku, kawan
Banyak cerita yang mestinya kau saksikan
di tanah kering berbatuan

ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho

Tubuhku terguncang di hempas batu jalanan
Hati tergetar menampak kering rerumputan
Perjalanan ini pun seperti jadi saksi
gembala kecil menangis sedih ho ho ho ho

Kawan coba dengar apa jawabnya
ketika ia kutanya "Mengapa?"
Bapak ibunya telah lama mati
ditelan bencana tanah ini

Sesampainya di laut kukabarkan semuanya
kepada karang, kepada ombak, kepada matahari
tetapi semua diam, tetapi semua bisu
Tinggal aku sendiri terpaku menatap langit

Barangkali di sana ada jawabnya
mengapa di tanahku terjadi bencana
Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho
ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho

Kawan coba dengar apa jawabnya
ketika ia ku tanya "Mengapa?"
Bapak ibunya telah lama mati
ditelan bencana tanah ini

Sesampainya di laut kukabarkan semuanya
kepada karang, kepada ombak, kepada matahari
tetapi semua diam, tetapi semua bisu
Tinggal aku sendiri terpaku menatap langit

Barangkali di sana ada jawabnya
mengapa di tanahku terjadi bencana
Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho
ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho


PS. 'ho ho ho' are definitely NOT a laughter.

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive